Ada 16 Ciri Penelitian Kuantitatif, Ini Penjelasannya

Ada 16 Ciri Penelitian Kuantitatif, Ini Penjelasannya

KAMPUSPEDIA - Apa saja ciri ciri dalam penelitian kuantitatif yang mesti teman teman ketahui dan pahami ? 

Nah tujuan agar lebih mudah menulis proposal dan mempunyai pondasi dasar dalam melakukan penelitian.

Simak yuk penjelasan dan ulasan dari Dr Chodidjah Makarim, M.Si yang menyebutkan ada 16 ciri penelitian kuantitatif. 

Sekilas Pengertian

Apa sih yang kamu ketahui mengenai penelitian kuantitatif ? Nah penelitian kuantitatif adalah  penelitian emperis yang dimana data-datanya dalam bentuk dan dapat dihitung.

Penelitian kuantitatif dimana memperhatikan pengumpulan, analisis datanya dalam bentuk numerik yang ada. 

Dikutip KampusPedia dari laman www.etheses.uin-malang.ac.id menjelaskan bahwa penelitian.

Dengan pendekatan kuantitatif ialah penelitian yang menekankan analisisnya pada data numerical (angka).

Kemudian, diolah dengan metode statistika. Dimana pada dasarnya pendekatan kuantitatif dilakukan pada penelitian inferensial.

(dalam rangka pengujian hipotesis) dan menyandarkan kesimpulan hasilnya pada suatu probabilitas kesalahan penolakan hipotesis nihil. 

Lalu apa saja ciri ciri penelitian kuantitatif ? Simak penjelasan dan ulasan dari Dr Chodidjah Makarim, M.Si

Seperti dilansir KampusPedia dari Kanal YouTube Chodidjah Makarim, berjudul 16 Ciri Penelitian Kuantitatif diunggah pada 7 Juni 2020.

Dr Chodidjah Makarim, M.Si dalam penjelasannya mengatakan untuk mahasiswa agar memperhatikan ciri-ciri penelitian kuantitatif.

"Saya ingin menyampaikan Penelitian kuantitatif. Nah dari ciri-ciri yang ada di dalam penelitian kuantitatif. Saya merangkum ada 16," kata Dr Chodidjah Makarim.

Ia mengingatkan apalagi yang ingin menggunakan metode penelitian kuantitatif dalam menyelesaikan proposal skripsinya, mohon diperhatikan.

"Ada 16 ini mohon diperhatikan. Jadi nanti bisa mengambil keputusan teman-teman akan melaksanakan penelitian dengan pendekatan kualitatif atau pendekatan kuantitatif," ucapnya.

Lalu apa saja 16 ciri penelitian kuantitatif yang ada ? Berikut ini KampusPedia rangkum dari penjelasan Dr Chodidjah Makarim, yaitu :

1. Ciri penelitian kuantitatif menggunakan pola pikir deduktif jadi deduktif itu dari yang umum ke yang khusus.  

2. Ciri yang kedua adalah menunjukkan hubungan antar variabel. Jad dalam penelitian kuantitatif. Biasanya hubungan antar variabel itu tercermin di dalam judul.

Terutama untuk S1 yang akan kelihatan variabel x itu mempengaruhi variabel y menunjukan hubungan sebab-akibat.

3. Ciri yang ketiga, dimana biasanya dimulai dari teori dan hipotesa. Jadi, karena tadi yang pertama adalah cirinya berpikir deduktif.

Maka biasanya pola pikir deduktif itu akan juga berpengaruh dalam bagaimana memulai penelitian itu dimulai dari teori dan perumusan hipotesa atau hipotesis.

4. Ciri yang keempat data yang dikumpulkan adalah data numerik. Jadi data yang berkaitan dengan angka-angka dengan nomornya. 

Bukan data yang subjektif. Jadi datanya adalah data numerik.

5. Ciri yang kelima adalah di dalam pengambilan jenis datanya pada umumnya menggunakan jenis data primer yaitu menggunakan data yang utama.

Bukan lagi data sekunder pada umumnya seperti itu. Jadi ini adalah ciri yang kelima yaitu menggunakan jenis data primer lalu.

6. Ciri yang keenam adalah mengenai ukuran populasi dan sampelnya biasanya untuk penelitian kuantitatif itu memerlukan ukuran populasi yang sangat besar.

7. Ciri yang ketujuh didalam penelitian kuantitatif dimana pengukuran instrumen dan sebagainya mempercayai angka-angka di dalam statistika atau matematika.

Kenapa sebab instrumen di dalam penelitian kuantitatif itu adalah harus menunjukkan pengukuran suatu kebenaran berdasarkan statistika dan matematika.

8. Ciri ke delapan didalam penelitian kuantitatif adalah harus membuat instrumen. Kenapa karena instrumen ini adalah menjadi perangkat yang independen dari peneliti.

Penelitian kuantitatif pembuatan instrumen itu mutlak karena akan ada kaitannya dengan pengukuran dalam bentuk numerik, angka-angka dan statistika.

Jadi jangan lupa untuk ciri yang ke delapan adalah harus membuat instrumen yang baku, dan sudah diuji. 

9. Kemudian kaitan dengan nomor delapan, ciri yang nomor sembilan adalah membangun validitas internal dan eksternal.

Jadi akan kita lihat bagaimana instrumen itu diukur validitas internal dan validitas eksternalnya.  

10. Ciri yang ke sepuluh adalah penggunaan waktu yang lebih efisien, relatif efisien.

Kenapa Karena di dalam penelitian kuantitatif memerlukan atau bisa dibantu dengan perangkat lunak statistik ya softwarenya ada misalnya di SPSS contohnya.

11. Ciri yang kesebelas dalam penelitian kuantitaif adalah proses pengukurannya ini adalah syarat utama.

Jadi kalau teman-teman salah ukur, maka nanti salah dalam menarik kesimpulan. Kaitannya tadi, maka alat ukurnya harus valid, reliabel, sesudah melalui uji coba valid.

Kemudian proses pengukurannya Insya Allah akan mendapatkan data yang bagus ya. Maka ciri kesebelas ini proses pengukuran menjadi sangat utama yang harus diperhatikan.  

12. Ciri yang ke duabelas yaitu didalam proses penelitian kuantitatif itu jangan lupa selalu menggunakan skala pengukuran.

Ada banyak skala pengukuran yang bisa kita gunakan. Silahkan pilih sesuai dengan kebutuhan skalanya berapa, biasanya ganjil ya silakan bisa digunakan dan dipilih.

13. Ciri yang ketigabelas adalah hasil penelitian dari penelitian kuantitatif ini adalah independen. Jadi hubungannya itu terhadap peneliti, berbeda dengan kualitatif.

14. Ciri yang keempatbelas seperti tadi sebagaimana diungkapkan bahwa dalam kuantitaif itu kita akrab dengan angka angka, maka hasil penelitiannya dalam bentuk data.

Jadi, dalam penelitian kuantitatif hasilnya dalam bentuk data yang hasil penelitian dalam bentuk data data numerik.

15. Ciri yang ke limabelas, dimana pada penelitian kualitatif itu hasil penelitiannya cenderung digunakan pada konteks yang kita teliti.

Tetapi pada kuantitatif hasil penelitian dapat digeneralisasikan, dapat disimpulkan dan digunakan dalam konteks yang berbeda.

Jadi tetapi sejenis ya kira-kira seperti itu dalam konteks yang lebih luas itu bisa digeneralisasikan. 

16. Ciri yang ke enambelas yaitu bahwa pemilihan variabel di dalam penelitian kuantitatif itu harus hati-hati. Jadi betul-betul sangat terbatas dan sempit.

Nah itulah sekilas penjelasan dan ulasan yang disampaikan oleh Dr Chodidjah Makarim mengenai 16 Ciri Penelitian Kuantitatif.

Sumber Referensi : Kanal YouTube Chodidjah Makarim | www.etheses.uin-malang.ac.id

Sumber Foto : www.pixabay.com

Related Posts

Posting Komentar