Cara Menulis Tujuan Penelitian yang Benar dan Contohnya

Cara Menulis Tujuan Penelitian yang Benar dan Contohnya

KAMPUSPEDIA - Bagaimana ya cara menulis tujuan penelitian yang benar, beserta contohnya secara singkat dan sederhana.

Nah untuk membahas dan mengupas tuntas. Simak penjelasan dan ulasan berikut ini. Yuk baca sampai selesai ya.

Bagi para pelajar, mahasiswa, seorang peneliti, dan bahkan guru maupun dosen sudah pasti pernah membuat penelitian.

Baik untuk pengabdian kepada masyarakat maupun untuk tugas dan untuk kepentingan riset dalam berbagai hal di masyarakat.

Sudah pastinya membutuhkan adanya penelitian sebelum melakukan kajian terhadap berbagai fenomena sosial, dan kajian ilmiah dalam bentuk sains atau sosial.

Lalu gimana nih cara menulis tujuan penelitian ? Yuk baca terus.

Dalam penulisan tujuan penelitian dimana biasanya untuk dijadikan sebagai pendukung dalam penelitian.

Dilansir KampusPedia.sosiologi.info dari Kanal YouTube Arena Lomba yang berjudul 5 Cara Membuat Tujuan Penelitian dan Contohnya.

Maflahah menjelaskan secara singkat dan terperinci mengenai penulisan tujuan penelitian.

"Nah di video kali ini kita akan membahas yang namanya tujuan penelitian. Langsung aja ya kita bahas mengenai apa yang harus dituliskan dalam tujuan penulisan penelitian," katanya, seperti dikutip KampusPedia.sosiologi.ingi pada Senin, 22 November 2021. 

Ia melanjutkan dimana tujuan penelitian ini sebenarnya adalah kalimat yang menunjukkan indikasi kearah mana penelitian tersebut.

"Itu akan digunakan atau data-data dan informasi yang akan kita dapatkan, apa sih sebenarnya yang ingin kita capai," paparnya.

Begitu juga ada kaitannya untuk menjawab rumusan masalah dalam sebuah penelitian tersebut.

"Ini semuanya tertulis di dalam tujuan penelitian. Sebenarnya tujuan penelitian ini biasanya menjawab yang namanya rumusan masalah," ungkapnya.

Kemudian, dia mengatakan ada tiga macam tujuan penelitian yang mesti diketahui oleh seorang peneliti.

"Nah macam macam tujuan penelitian ini ada tiga macam, yang pertama itu ada eksploratif," ujarnya.

Eksploratif disini artinya itu mencari sesuatu yang baru atau mengeksplore hal baru.

"Konsep baru ataupun permasalahan dari sebuah masalah sosial yang ingin dikaji untuk menjadi penelitian," jelasnya.

Selanjutnya kedua ada verifikatif. "Kemudian ada namanya verifikatif. Ini berarti melakukan verifikasi atau pengcroscheckan ulang," ungkapnya.

Dimana verifikatif ini juga bsa berkaitan dengan, misalkan teori yang digunakan dalam penelitian.

"Apakah sudah relevan dengan masalah sosial yang dikaji dan sebagainya. Atau permasalahan sosial yang diangkat itu apakah relevan, dan cocok untuk kita kaji menjadi sebuah penelitian," paparnya.

Verifikasi ini dipakai sebagai tujuan penelitian ini untuk mengroscheck ulang dan mencari tahu.

"Relevansi baik itu permasalahannya, konsepnya ataupun teori yang digunakan dalam sebuah penelitiannya," tegasnya.

Kemudian, development. Nah development jni lebih ke pengembangan. Jadi tujuan dari penelitian yang ingin dilakukan sebenarnya buat apa sih.

"Apakah akan memberikan sumbangsih pada sebuah perkembangan ilmu pengetahuan. Ataupun ingin memberikan sumbangsih pada perkembangan suatu masalah sosial, atau permasalahan tertentu yang dikaji," bebernya.

Nah bagaimana sih cara membuat tujuan dalam sebuah penelitian ?

"Pertama, lihat rumusan masalah penelitian, karena tujuan penelitian ini biasanya satu paket dengan rumusan masalah," jelasnya.

Kemudian, dalam tujuan penelitian ini menjawab rumusan masalah yang sudah dituliskan.

"Jadi yang perlu ditekankan adalah untuk menuliskannya atau membuat tujuan penelitian. Perlu untuk melihat kembali rumusan masalah yang telah disusun ataupun dituliskan," ucapnya.

Kemudian yang nomor dua adalah mencari kata operasional yang tepat untuk menjawab rumusan masalah yang ada.

"Jadi biasanya ini dalam tujuan penelitian ini menggunakan, kayak mengidentifikasi atau mendeskripsikan, menganalisis dan sebagainya," lanjutnya.

Dia menambahkan, jadi memang kata-kata operasional itu selalu dituliskan di dalam sebuah tujuan penelitian.

"Beberapa contoh yang ingin saya bagikan di video kali ini, misalkannya nih mengidentifikasi hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi di sekolah," paparnya.

Nah berarti ini rumusan masalahnya adalah apakah ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi di sekolah.

"Kemudian tujuan penelitiannya bisa dituliskan seperti pada poin nomor satu ini. Kemudian yang nomor dua mendeskripsikan pengaruh ruangan yang nyaman terhadap kinerja pegawai," sambungnya.

Ia menegaskan nah ini berarti di dalam rumusan masalahnya mungkin dituliskan apakah ada pengaruh ruangan yang nyaman terhadap kinerja dari pegawai.

"Nah jadi memang selalu berhubungan  antara rumuan masalah dengan tujuan penelitian. Kemudian yang ketiga, misalkan menganalisa faktor pendorong dan faktor penarik migrasi penduduk desa ke kota," ucapnya lagi.

"Ini berarti dia menjawab rumusan masalah. Apa saja faktor pendorong dan penarik masyarakat desa melakukan migrasi ke kota," pungkasnya. 

Nah itulah sekilas penjelasan dan ulasan mengenai pembahasan tentang Cara Menulis Tujuan Penelitian yang Benar dan Contohnya.

Sumber Referensi :

Kanal YouTube Arena Lomba

Judul video : 5 Cara Membuat Tujuan Penelitian dan Contohnya

Diunggah pada 25 Desember 2020

Sumber Foto : www.pixabay.com

Related Posts

Posting Komentar