Mengenal Hipotesis Penelitian Kualitatif Non Statistik, Ini 3 Bentuknya

KAMPUSPEDIA - Apa sih hipotesis penelitian dalam kualitatif, kenapa begitu penting untuk digunakan dalam penelitian ?

Nah untuk menjawabnya mari simak ulasan dan penjelasan singkat berikut ini dari Dr Chodidjah Makarim, M.Si

Apa yang kamu ketahui dan pahami mengenai hipotesis ? Nah pengertiannya hipotesis adalah jawaban sementara terhadap suatu rumusan masalah. 

Kenapa ya dikatakan sementara ? Karena jawaban yang diberikan masih atas dasar teori yang relevan. 

Belum berdasarkan pada fakta fakta emperis yang diperoleh melalui pengumpulan data. Lalu penelitian apakah yang merumuskan hipotesis? 

Ternyata penelitian kuantitatif. Lalu gimana untuk penelitian kualitatif ? Nah penelitian kualitatif tidak merumuskan hipotesis, tetapi justru diharapkan dapat menemukan hipotesis.

Ada tiga bentuk hipotesis, yaitu :

1. Hipotesis Deskriptif

2. Hipotesis Assosiatif

3. Hipotesis Komparatif

Dalam hipotesis penelitian kualitatif ternyata memang bisa diubah ubah atau di ganti ganti. Jika memang dalam hasil di lapangan berbeda.

Dr Chodidjah Makarim, M.Si mengatakan itulah yang menjadi pembeda, selain tidak menggunakan statistik.

Seperti pada penelitian kuantitatif. Pada penelitian kualitatif hipotesisnya bisa diubah sesuai dengan perjalanan hasil temuan di lapangan.

"Kemudian mengenai hipotesis yang sekarang hipotesis di dalam pendekatan kualitatif adalah non statistik," katanya, dikutip Kampus Pedia pada Selasa, 30 November 2021.

Ia menuturkan bahw adalam penelitian kualitatif tidak lagi ada memakai angka-angka dalam penyajian hipotesisnya.

"Jadi tidak menggunakan statistik dan tentu tidak menggunakan angka-angka di dalam menyajikan hipotesis," sebutnya.

"Jadi hebatnya adalah di dalam bagi teman-teman yang merasa, saya nggak mau menggunakan statistik ya berarti kalau memilih pendekatan kualitatif," ujarnya.

Kemudian hipotesis pada pendekatan kualitatif itu benar-benar sementara jadi bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu.

"Seiring proses penelitian di lapangan ternyata hipotesis yang pertama di tawarkan nggak cocok di lapangan bisa diganti," imbuhnya.

"Terus diganti jadi berbeda dengan penelitian kuantitatif diawali pada proposal pada perencanaan kita sudah menentukan hipotesis," sambungnya.

Dia menyebutkan bahwa hipotesis dalam penelitian kualitatif memang bisa dibuat secara  sementara.

"Ya itulah yang harus diuji nggak diganti-ganti. Kalau pada penelitian kualitatif hipotesis bisa dibuat sementara dan diganti pada perjalanan penelitiannya," ucapnya.

"Kemudian, jadi kalau misalnya ketika kita akan meneliti sudah punya hipotesis pas ke lapangan kok nggak cocok hipotesis," paparnya.

Perubahan hipotesis dalam penelitian kualitatif sesuai dengan hasil data yang didapat pada saat di lapangan.

"Ya bisa dirubah begitu sedang memproses hasil data dari lapangan. Kemudian pada analisis data hipotesis yang cocok itu bisa diganti," ujarnya.

"Jadi dengan proses berjalannya penelitian dari mulai mengambil data analisa data. Itu hebatnya penelitian kualitatif," tegasnya.

Menurutnya berubahnya suatu hipotesis penelitian kualitatif memang karena disesuaikan dengan fakta atau temuan saat penelitian tersebut.

"Itu hipotesisnya bisa dirubah disesuaikan dengan fakta yang ada di lapangan," pungkasnya.

Nah itulah sekilas penjelasan mengenai Mengenal Hipotesis Penelitian Kualitatif Non Statistik, Ini 3 Bentuknya.

Sumber Referensli Lainnya :

http://staffnew.uny.ac.id/upload/198401312014042002/pendidikan/HIPOTESIS.pdf